GABUT

  • 0

   Ini adalah kali pertama aku posting dengan banyak tulisan. Aku tahu ini adalah blog tentang karya seni, bukan karya hasil memencet mencet tombol keyboard sehingga muncul huruf huruf di monitor yang terangkai indah membentuk kata >> kalimat super. Aku nggak bermaksud untuk menyalahi kodrat blog ini sebagai blog paling keren dengan banyak gambar. Sekedar memberikan penyegaran agar nggak bosen aja lihat gambar terus terusan. Mungkin tulisan seperti ini atau tulisan tulisan lain di blog ini hanya kalian anggap sebagai sampah. Kalian salah men. Justru tulisan seperti inilah yang membuat seni menjadi lebih hidup. Gak percaya? Yaudah..
   Aku tidak menganjurkan kalian untuk membaca postingan ini. Oke langsung aja. Tentu bukan tulisan gabut diatas ini yang menjadi topik pada postingan ini. Melainkan rangkaian kalimat kalimat dibawah ini yang akan membawa kalian menuju pikiran pikiran gabut yang setiap detik kalian alami. Aku tahu setiap detik kalian gabut, karena itu sudah jadi kodrat kalian. Saat kalian membaca postingan ini aku tahu kalian pasti tidak punya pekerjaan lain. Tidak tahu mau berbuat apa, tidak tahu mau ngabuburit sama siapa (edisi Ramadan), tidak punya uang, dan bahkan tidak punya teman lawan jenis yang kalian sukai untuk diajak chatingan atau bbm-an atau ngobrol. Kalian sungguh kasian. Sekali. Apa kata kataku terlalu menyakiti kalian? aku minta maaf.. Emmm, okelah aku percaya aja. Sedikit. Aku percaya beberapa diantara kalian (belum tentu kamu yang lagi baca) pernah ngobrol sama idola kalian. Tolong perhatikan kata yang dibold. Aku tahu kalian pasti modus pake ngucapin Assalamua’laikum. Yaiyalah kalian pasti dijawab. Siapa yang mau naggung dosa kalo gak jawab Wa’alaikumsalam. Setelah itu apakah modus kalian dibalas lagi? (mikir mikir) Kecuali kalian menyebut nama Rasulullah SAW. Kalian mungkin akan dibales lagi. Allahummasolialii (bener gak sih tulisannya kaya ini?)
Ilustrasi ::

Ini kalo kalian beruntung,
Tapi aku yakin kemungkinan besar kalian akan mengalami kejadian ini..
Yaa, inilah kodrat kalian.

By the way, sebenernya tadi aku niat posting tentang kenikmatan berpuasa.Ya itung itung buat nambahin pahala, mumpung Ramadan. Kenapa yang muncul …? Faaaaak..
Aku minta maaf.
Kalian tahu kan berjabat tangan itu merontokkan dosa? Anggep aja ini tanganku (jangan protes). Silakan tempelkan tangan kalian di monitor seperti sedang berjabat tangan. Kalo nggak mau berarti kalian BERDOSA BESAR. Kalian mau berdosa besar tapi pintar? Atau kalian mau jadi orang tolol tapi dosa kalian diampuni? Itu pilihan kalian..Aku sudah memperingatkan untuk tidak membaca postingan ini.



Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan..
Salam, Arie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar